Loading...

Rendam kaki babi yang sudah dipotong kecil-kecil dan kaki ayam dalam air dingin selama 8 jam di dalam lemari es. Langkah ini membantu membersihkan dan menghasilkan kaldu yang lebih bersih.

Setelah direndam, masukkan kaki babi dan kaki ayam ke dalam panci besar. Tambahkan air hingga menutupi daging. Rebus selama 5 menit. Selama perebusan ini, kotoran dan buih akan muncul ke permukaan.

Setelah 5 menit, buang air rebusan. Cuci bersih kaki babi dan kaki ayam di bawah air mengalir untuk menghilangkan semua kotoran dan buih yang menempel.

Kembalikan kaki babi dan kaki ayam yang sudah bersih ke panci besar. Tambahkan 10 liter air. Nyalakan api besar. Penggunaan api besar sangat penting untuk mendapatkan kaldu yang keruh dan putih susu.

Tambahkan semua bumbu aromatik ke dalam panci: 2 bonggol bawang putih, 1 bawang bombay yang sudah diiris, 10 bawang merah yang sudah dikupas, 8 iris jahe, dan 8 batang daun bawang yang sudah dipotong.
Tutup panci dengan rapat. Lanjutkan merebus kaldu dengan api besar selama minimal 10 jam. Periksa ketinggian air secara berkala. Jika air berkurang, tambahkan air panas secukupnya untuk menjaga volume kaldu. Untuk memantau, ukur jarak dari permukaan air ke bibir panci dengan penggaris.

Setelah kaldu direbus selama waktu yang disarankan dan telah mencapai konsistensi putih susu, angkat dari api. Saring seluruh isi panci menggunakan saringan halus untuk memisahkan kaldu cair dari semua bahan padat. Pindahkan kaldu yang sudah disaring ke panci bersih.

Untuk mencegah kontaminasi bakteri dan memastikan keamanan pangan, dinginkan kaldu panas dengan cepat. Letakkan panci berisi kaldu yang sudah disaring ke dalam wadah yang lebih besar yang diisi dengan es batu (mandi es). Suhu kaldu harus turun secara signifikan (misalnya, dari 51.9°C ke 19.9°C) dalam waktu kurang dari 1 jam.

Setelah kaldu didinginkan dengan cepat, kaldu siap digunakan sebagai dasar ramen tonkotsu atau disimpan untuk penggunaan nanti.


Rendam kaki babi yang sudah dipotong kecil-kecil dan kaki ayam dalam air dingin selama 8 jam di dalam lemari es. Langkah ini membantu membersihkan dan menghasilkan kaldu yang lebih bersih.

Setelah direndam, masukkan kaki babi dan kaki ayam ke dalam panci besar. Tambahkan air hingga menutupi daging. Rebus selama 5 menit. Selama perebusan ini, kotoran dan buih akan muncul ke permukaan.

Setelah 5 menit, buang air rebusan. Cuci bersih kaki babi dan kaki ayam di bawah air mengalir untuk menghilangkan semua kotoran dan buih yang menempel.

Kembalikan kaki babi dan kaki ayam yang sudah bersih ke panci besar. Tambahkan 10 liter air. Nyalakan api besar. Penggunaan api besar sangat penting untuk mendapatkan kaldu yang keruh dan putih susu.

Tambahkan semua bumbu aromatik ke dalam panci: 2 bonggol bawang putih, 1 bawang bombay yang sudah diiris, 10 bawang merah yang sudah dikupas, 8 iris jahe, dan 8 batang daun bawang yang sudah dipotong.
Tutup panci dengan rapat. Lanjutkan merebus kaldu dengan api besar selama minimal 10 jam. Periksa ketinggian air secara berkala. Jika air berkurang, tambahkan air panas secukupnya untuk menjaga volume kaldu. Untuk memantau, ukur jarak dari permukaan air ke bibir panci dengan penggaris.

Setelah kaldu direbus selama waktu yang disarankan dan telah mencapai konsistensi putih susu, angkat dari api. Saring seluruh isi panci menggunakan saringan halus untuk memisahkan kaldu cair dari semua bahan padat. Pindahkan kaldu yang sudah disaring ke panci bersih.

Untuk mencegah kontaminasi bakteri dan memastikan keamanan pangan, dinginkan kaldu panas dengan cepat. Letakkan panci berisi kaldu yang sudah disaring ke dalam wadah yang lebih besar yang diisi dengan es batu (mandi es). Suhu kaldu harus turun secara signifikan (misalnya, dari 51.9°C ke 19.9°C) dalam waktu kurang dari 1 jam.

Setelah kaldu didinginkan dengan cepat, kaldu siap digunakan sebagai dasar ramen tonkotsu atau disimpan untuk penggunaan nanti.
